Art Original
Penangsang ; Lukisan Sembilan Cahaya
Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Arya Penangsang sebagai sosok bangsawan sekaligus pejuang yang berusaha mempertahankan hak dan kehormatan keluarganya. Ia digambarkan tidak hanya sebagai tokoh antagonis, tetapi juga manusia dengan prinsip, keberanian, dan luka batin.
Cerita berkembang di tengah konflik politik setelah runtuhnya Kesultanan Demak, ketika terjadi perebutan kekuasaan antara berbagai tokoh, termasuk Jaka Tingkir.
Istilah “Lukisan Sembilan Cahaya” merujuk pada nilai-nilai kehidupan, kebijaksanaan, dan perjalanan spiritual yang membentuk karakter Penangsang. Melalui konflik, pengkhianatan, dan peperangan, pembaca diajak melihat sisi lain dari tokoh yang sering dianggap hanya sebagai musuh dalam sejarah.
Tema Utama
Perebutan kekuasaan dan politik kerajaan
Kehormatan, takdir, dan balas dendam
Nilai kepemimpinan dan keberanian
Perspektif alternatif terhadap tokoh sejarah
Tidak tersedia versi lain