Art Original
Harapan Dan Sangka
Cerita/puisi ini menggambarkan pergulatan batin seseorang yang hidup di antara dua hal: harapan akan sesuatu yang baik, dan sangkaan atau kecurigaan yang sering kali menimbulkan keraguan. Tokoh “aku” berharap pada kebahagiaan, kepercayaan, atau cinta, tetapi di saat yang sama dihantui oleh pikiran negatif dan ketidakpastian.
Konflik muncul ketika sangkaan mulai mengaburkan harapan. Prasangka terhadap orang lain atau situasi membuat tokoh menjadi ragu, bahkan hampir kehilangan keyakinan. Namun, di sisi lain, harapan tetap hadir sebagai kekuatan yang mendorongnya untuk tetap percaya dan melangkah maju.
Karya ini biasanya disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun reflektif, sehingga pembaca dapat merasakan dilema emosional yang dialami tokohnya.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Legiun Asing ; Tiga Kumpulan Sajak | Cet. 3 | id |