Buku ini membahas suatu daerah di ujung timur pulau jawa. Termasuk disini daerah Jember yang nyaris tidak tersentuh historiografi, khususnya sejarah masa klasik atau kuno. Historisitas Jember yang sudah ada selama ini hanya berkutat pada fragmen materi-materi dan berupa mozaik yang perlu di tata dan direkonstruksi kembali. Sejarah Jember sebagai suatu entitas dan merupakan aspek integral dalam …
Selama lebih dari seribu tahun, Konstantinopel adalah pusat dunia Barat sekaligus pertahanan Kristen terhadap Islam. Selama itu pula kota ini tak lepas dari ancaman, namun selalu selamat dari penyerangan rata-rata setiap empat puluh tahun. Hingga akhirnya, sultan Usmani, Mehmet II, pemuda 21 tahun yang haus keagungan, berhasil melewati tembok pertahanan kota dengan bala tentaranya yang sangat b…
Museum Perumusan Naskah Proklamasi terletak di Jalan Imam Bonjol 1, Menteng, Jakarta. Di masa pendudukan Jepang, jalan ini bernama Jalan Meiji Dori. Sebelum menjadi Munasprok, bangunan ini merupakan tempat tinggal milik Laksamana Muda Tadashi Maeda. Ia merupakan seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda pada masa Perang Pasifik. Laksamana Muda Tadashi Maeda sendir…
H. Zainal Abidin Pagaralam (29 Februari 1916 – 6 September 1989)[1] merupakan salah satu tokoh Provinsi Lampung yang telah menorehkan catatan perjalanan hidup dari masa kolonial hingga awal Orde Baru[2]. Ia juga menjadi salah satu peletak dasar - dasar pemerintahan dan pembangunan bagi Provinsi Lampung, dan ia juga adalah salah seorang yang menggagas berdirinya Provinsi Lampung pada tahun 196…
Buku Tidak Ada yang Tidak Bisa ini menceritakan kisah hidup Karmaka, mulai dari ia datang ke Indonesia saat usia 10 bulan. Berjuang dengan kehidupan masa kecil yang tidak mudah. Menjadi buruh pabrik tekstil, hingga puncaknya mempertahankan Bank NISP, sebuah perusahaan yang didirikan mertuanya dari gejolak krisis yang melanda Indonesia. Karmaka berasal dari Fujian, China. Pada usia 10 bu…
Muhammad Al-Fatih : Sang Penakluk Konstantinopel. Epos Mengagumkan tentang Pemimpin Muslim Penakluk Konstantinopel Di mata Muslim, Muhammad Al-Fatih atau Sultan Mehmet II dikenal sebagai “Sang Penakluk”, sementara di Barat ia dianggap “Teror bagi Dunia”. Pemimpin yang ditakuti pada masanya ini memegang tampuk kekuasaan Kekaisaran Utsmani sejak berusia 12. Bahkan, usianya baru 21 tahu…
ksistensi sastra tidak akan lepas kehidupan manusia sehari-hari. Hal tersebut karena manusia dapat menjadi subjek sekaligus objek dalam sebuah sastra. Sastra tidak hanya sebatas pada sebuah tulisan di lembaran kertas saja, tetapi juga turut berperan penting dalam kehidupan manusia sejak dahulu kala. Melalui sastra, manusia dapat menyampaikan aspirasinya kepada orang lain, mulai dari masyarak…
Rangkaian kata di atas merupakan penggalan syair lagu "Kangen (Ku Kan Datang)" dari kelompok musik Dewa 19. Penggalan syair tersebut mengungkapkan salah satu fungsi surat. Fungsi yang dimaksud adalah sebagai jembatan rasa rindu antarinsan yang berjauhan. Surat memang sangat bermanfaat dan berperan penting dalam sejarah kehidupan manusia. Bahkan, pada era teknologi modern ini. keberadaan sebu…
Shalahuddin al-Ayyubi—di Barat disebut Saladin—tetap menjadi tokoh paling ikonik pada zamannya. Pemersatu bangsa Arab dan penyelamat Islam dari Tentara Salib di abad ke-12, ia pahlawan terkemuka di dunia Islam. Kukuh menjaga keimanannya dan brilian dalam kepemimpinan, ia memiliki kualitas pribadi yang dikagumi oleh musuh Kristennya. Ia mengerti batas-batas kekerasan, penuh toleransi dan kem…
"Meluruskan Sejarah Majapahit" adalah sebuah buku tulisan Irawan Djoko Nugroho, infonya dapat di lihat di sini : http://www.facebook.com/topic.php?uid=78845515468&topic=12527 (facebook) dan di sini : http://catalogue.nla.gov.au/Record/4767070 (katalog buku). Sang penulis mengaku alumnus Universitas Gajah Mada, Jogyakarta jurusan/fakultas Filologi. Beberapa hal yang tertulis di dalam buku kar…