Cerpen ini berkisah tentang seorang kakek tua penjaga surau yang hidup sederhana, saleh, dan tekun beribadah. Ia menghabiskan waktunya hanya untuk bersembahyang, mengaji, dan memelihara surau yang sudah jarang dipakai masyarakat. Suatu hari, ia bercerita kepada seorang pemuda tentang mimpinya di akhirat: ia masuk neraka karena dianggap tidak pernah berbuat apa-apa bagi sesama manusia selain ber…
Cerpen pertama berjudul Robohnya Surau Kami. Di dalamnya berisi kisah penjaga surau yang taat beribadah namun memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Penyebabnya yaitu dia menerima sindiran dari seorang pembual bahwa hidup tidak diridhoi Allah jika hanya beribadah tapi meninggalkan amal kemasyarakatan.