Buku ini menceritakan kehidupan seorang anak laki-laki bernama Karim yang tinggal di wilayah Palestina yang dilanda konflik. Hidup dalam situasi penuh ketegangan dan pembatasan, Karim merasakan sulitnya menjalani masa kecil yang normal. Suatu hari, Karim menemukan sebidang tanah kecil yang terlantar. Bersama teman-temannya, ia berusaha mengubah tempat itu menjadi lapangan bermain sepak bola.…
Karim duduk di ujung tempat tidurnya. Kepalanya dikelilingi sekumpulan poster sepak bola yang menempel di dinding. Dahinya mengerut saat membaca selembar kertas di tangan. Sepuluh hal terbaik yang aku inginkan dalam hidupku, tulisnya, oleh Karim Aboudi, Apartemen Jaffa 15, Ramallah, Palestina. Di bawahnya, dengan tulisan tangan terbaik, Karim menulis: 1. Pemain sepak bola terbaik di duni…