Cerpen ini berkisah tentang seorang kakek tua penjaga surau yang hidup sederhana, saleh, dan tekun beribadah. Ia menghabiskan waktunya hanya untuk bersembahyang, mengaji, dan memelihara surau yang sudah jarang dipakai masyarakat. Suatu hari, ia bercerita kepada seorang pemuda tentang mimpinya di akhirat: ia masuk neraka karena dianggap tidak pernah berbuat apa-apa bagi sesama manusia selain ber…
Novel ini mengisahkan kehidupan Siti Nurbaya, seorang gadis Minangkabau yang cantik, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Ia menjalin cinta tulus dengan Syamsul Bahri, pemuda terpelajar yang baru kembali dari sekolah di Betawi. Namun, cinta mereka menghadapi rintangan besar karena perbedaan status sosial dan ambisi orang-orang di sekitar mereka. Ayah Siti Nurbaya, Baginda Sulaiman, terjerat hu…
Pandangan Dunia Montiggo Busye merupakan sebuah kajian sastra yang membedah karya-karya Montiggo Busye, salah satu sastrawan Indonesia yang dikenal lewat cerita-cerita populer, terutama cerita silat, misteri, dan kisah bernuansa detektif pada tahun 1960–1970-an. Buku ini berusaha memetakan “pandangan dunia” (worldview) yang tercermin dalam karya Montiggo Busye—yakni bagaimana ia mema…
Buku ini mengupas habis tentang Danang Sutawijaya alias Panembahan Senopati Ing Alaga Sayyidin Panatagama, raja pertama Mataram Islam. Berikut ringkasan novel sejarah ini: Danang Sutawijaya nama kecilnya. Ayahnya bernama Ki Ageng Pemanahan yang berjasa besar membantu Jaka Tingkir membunuh Aryo Penangsang, adipati Jipangpanolan dalam krisis politik di Kesultanan Demak Bintoro pada masa akhir pe…
Pendekar Sutan membunuh Mamaknya (saudara laki-laki ibunya) karena masalah warisan, sehingga ia harus dihukum dengan diasingkan ke luar dari Batipuh, Minangkabau dan dipenjara di Cilacap selama 12 tahun. Usai menjalani hukuman tersebut, Sutan pun pergi merantau ke Makassar dan berjumpa dengan wanita bernama Daeng Habibah. Ia lalu menikahinya. Mereka memiliki seorang putra yang dinamai Zai…
Buku ini menceritakan tentang tiga bersaudara yang memiliki hobi berjalan kaki dan keluarga Bu Badri yang memiliki pembantu bernama Mbok Minah dan Mbok Sumi. Cerita berakhir dengan meninggalnya Bu Badri akibat kecelakaan yang disebabkan oleh seorang wanita, namun ketiga bersaudara tersebut dapat hidup harmonis.
Yana dan yani lahir sebagai anak kembar, baik yana maupun yani tidak setuju dengan anggapan orang tuanya maupun masyarakat bahwa anak kembar harus memiliki pribadi yang sama, yana dan yani menginginkan orang tua menganggap mereka seperti kakak beradik yang punya pribadi berbeda dan bisa dibedakan, tapi keinginan itu tak pernah terucapkan oleh yana ...........
Di sebuah tempat bernama Sungaibatang, Maninjau, Suku Minang, Sumatera barat, tinggal sebuah keluarga yang terdiri atas seorang ibu, seorang anak laki-laki dan seorang lagi perempuan, serta seorang pembantu. Ibu itu bernama Mariati, si lelaki, Asri, dan yang perempuan, Asnah. Sementara pembantu itu bernama Liah dan dua anak itu biasa memanggilnya Mak Cik Lia. Keluarga itu saling mengasihi satu …
tulisan ini dimulai dengan kekesalan gue kepada beberapa orang yang entah kenapa, mereka Iebih suka memandang buruknya orang ketimbang baiknya orang, biar sedikiiit aja. Iya, memang ada pepatah yang bi|ang,"Gara-gara nila setitik, rusak susu sebe|anga?atau something like that tapi pada saat praktiknya tetap saja mengesalkan jika kita merasakan nila yang setitik itu. Entah ini nyambung dengan pe…
Kisahnya dimulai dari sebuah kedai milik seseorang perempuan bernama Men Negara yang digambarkan menjadi perempuan yang tidak baik dan sangat mendambakan harta kekayaan dengan jalan curang. Men Negara adalah seorang wanita yang berasal dari Karangasem, dia adalah putri dari orang kaya. Dia datang ke Buleleng hanya dengan pakaiannya. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judu…